Drama HYBE Ingin Akuisisi SM Masih Berlanjut, Jang Cheol Hyuk Beberkan 4 Alasan Utama!

Ketiga, HYBE dengan sengaja menghindari FTC (Fair Trade Commission) – nilai perusahaan SM Entertainment akan dirusak dalam proses pratinjau FTC.

Keempat, pratinjau keseluruhan strategi “SM 3.0”

Beredarnya kabar ini menimbulkan reaksi yang berbeda oleh para penggemar. Banyak yang mulai menyayangkan tindakan SM yang seolah menyalahkan HYBE sepihak.

”sekarang saya mulai kesal karena dia sekarang menyalahkan hybe atas meroketnya tiket kpop tapi tidak mengatakan alasannya…. hybe memiliki grup kpop terbesar dalam bisnis ini, tiketnya harus naik sedikit. seperti jika sm memiliki grup kpop terbesar, itu akan sama juga. inilah grafiknya” tulis akun Twitter @stallseok

Selain itu, penggemar juga menuliskan reaksinya terkait strategi baru SM 3.0 yang dianggap terlalu berlebihan.

“jadi sm marah karena ada batasan berapa kali seorang artis dapat merilis di perusahaan yang sama dan jika hybe mengambil alih rencana mereka untuk bekerja terlalu keras artis mereka di tahun 2023 akan runtuh…” ungkap akun Twitter @callmebyyourjin pada cuitannya.

Penggemar merasa terkejut dan heran dengan planning strategi SM yang akan mendebutkan tiga tim baru di tahun ini dan merilis 41 album.

“41 album baru… Itu seperti album baru hampir setiap minggu sepanjang tahun” ungkap akun Twitter @lytear69 yang terheran dengan pernyataan tersebut.

Penggemar dibuat semakin bingung dengan dirilisnya video pernyataan penolakan HYBE ingin akuisisi SM dan berharap permasalahan ini dapat segera usai.**** (Kontributor: Fatimah Az Zahra)

Admin