Ketahui 9 Istilah Penting dalam Leasing atau Kredit, Hindari Penipuan Berkedok Angsuran

Seseorang ini nantinya akan memiliki fasilitas untuk menadapakatkan pinjamann  dari lembaga peminjaman (kreditur).

Akan tetapi, pengajuan sebagai calon debitur harus melewati beberapa syarat dan ketentuan untuk memastikan kelayakannya menerima pinjaman tersebut.

5. Jatuh Tempo

Jatuh tempo merupakan periodisasi pembayaran yang sudah disepakati di awal akad pinjaman, debitur wajib membayar angsuran secara tepat waktu setiap bulannya.

Dengan membayar tepat waktu, keduanya akan saling membantu menyelesaikan  tanggung jawab masing-masing.

Selain itu, pembayaran secara tepat waktu akan memiliki efek baik dalam score debitur yang akan tercatat pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

6.Tenor

Tenor merupakan panjangnya waktu angsuran seorang debitur kepada perusahaan atau kreditur pemberi pinjaman.

Biasanya panjang angsuran terdiri dari 1,2,3 tahun dengan total jumlah cicilan sebanyak 11-35 kali.

Kemudian untuk penentuan lama tenor berdasarkan pada kesanggupan debitur dalam membayar angsuran.

7. NTF (Net To Finance)

NTF atau Net To Finance merupakan jumlah pokok  besaran pinjaman atau hutang  yang wajib dilunasi oleh debitur selama jangka waktu angsuran di awal perjanjian.

8. DSR (Debt Service Ratio)

DSR atau Debt Service Ratio merupakan  tingkatan rasio antara pendapatan tetap dengan besaran angsuran oleh calon debitur.

Besaran ini berfungsi sebagai dan acuan serta penilaian kelayakan pengajuan kredit tersebut.

Biasanya, rata-rata DSR berkisar antara 30% hingga 40%. Jika rasio DSR besar, maka jumlah pinjaman yang ditanggung calon debitur bisa semakin besar.

9. Loan to Value (LTV)

Loan to Value (LTV) merupakan besaran limit nilai kredit atau pinjaman yang diberikan oleh kreditur.

Admin