Angka kemiskinan di DIY Tertinggi di Jawa di 2022, Karena Masyarakatnya Nyaman dengan Gaya Hidup Sederhana

Kondisi demikian, menurutnya, terus menjadi problem secara statetik, karena penduduk dikategorikan miskin apabila pengeluaran per kapita per bulan di bawah garris kemiskinan.

Semakin rendah pengeluaran penduduk maka akan dekat dengan angka kemiskinan.

Sementara, Akademisi Universitas Kristen Duta Wacana, Dr. Murti Lestari mengatakan, meski DIY memiliki tingkat kemiskinan tertinggi di jawa, namun jika dibanding di luar jawa, maka tingkat kesejahteraan di DIY masih cukup baik.

hariane semarang
(Foto: Twitter/Humas Pemda DIY)

“Sebetulnya kemiskinan tertinggi di Jawa itu tidak tinggi-tinggi amat kok, di luar Jawa jauh lebih tinggi itu masih banyak,”

“Jadi kalo saya pribadi tidak terlalu pusing dengan itu (status kemiskinan tertinggi). Yang penting adalah menjaga kehidupan yang baik, tingkat kesehatan tinggi, tingkat pendidikan tinggi, stunting ga ada. Miskin tapi ternyata kesehatan baik, pendidikan baik, umurnya panjang, bahagia,”

yowes ga usah terlalu pusing,” ujarnya.

Sementara, Kepala Bappeda DIY Beny Suharsono mengatakan, statistik saja tidak bisa mencerminkan kondisi masyarakat sebenarnya. Sebab, ada beberapa parameter yang harus dilihat, seperti tingkat harapan hidup, tingkat pendidikan, tingkat kebahagiaan dan lainnya.

Meski data BPS tidak bisa menunjukkan data akurat terkait indeks kesejahteraan masyarakat karena keterbatasan metode sample dan indikator data, Pemda DIY akan tetap berupaya memperbaiki masalah ini.

“Bisa dilihat, angka-angka ini sering kontradiksi atau anomali. Tentu kami tidak ingin berlindung di situ terus, tapi fakta yang lain kan juga memang menunjukkan menunjukan hal yang bertolak belakang dengan angka statistik kemiskinan,” paparnya.

Admin