Dokumen Penting untuk Menyusun Surat Pernyataan LPDP, Calon Penerima Beasiswa Wajib Tahu!

HARIANE SEMARANG – Menyusun surat pernyataan untuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bisa jadi penuh tantangan karena adanya sejumlah dokumen yang diperlukan.

Ini penting karena surat pernyataan tersebut adalah janji dari calon penerima beasiswa untuk mematuhi ketentuan LPDP.

Proses Pengajuan Surat Pernyataan LPDP

Setelah lolos seleksi LPDP, tahapan penting selanjutnya adalah mempersiapkan dokumen penting yang dibutuhkan untuk surat pernyataan.

Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan tergantung pada apakah Calon Penerima Beasiswa (CPB) telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional.

Salah satu langkah penting adalah pengajuan surat pernyataan, yang merupakan komitmen dari CPB untuk mematuhi aturan dan syarat yang ditetapkan oleh LPDP.

Dokumen yang Diperlukan untuk Surat Pernyataan LPDP

1. LoA Unconditional

Dokumen ini merupakan syarat utama yang menunjukkan penerimaan dari universitas tujuan studi. Cara dan syarat mengajukan LoA bisa dilihat di sini.

2. Kalender Akademik

Dokumen ini memberikan gambaran tentang jadwal akademik universitas selama tahun studi tertentu.

3. Silabus Pembelajaran

Informasi ini penting karena memperlihatkan kurikulum yang akan diikuti oleh CPB selama studi di universitas.

4. Surat Persetujuan Penundaan Studi (Defer)

Diperlukan bagi CPB yang memutuskan untuk menunda studi. Jika ada perbedaan nama program studi atau universitas, CPB perlu melampirkan dokumen resmi yang menjelaskan perubahan tersebut.

5. Surat Tugas Belajar

Diperlukan bagi CPB yang memiliki status khusus seperti PNS, TNI, Polri, atau Dosen.

6. Surat Pernyataan Bersedia Mengikuti Persiapan Keberangkatan (PK)

Bagi CPB yang belum atau sedang menjalani PK. PK merupakan tahapan persiapan dari LPDP untuk seluruh penerima beasiswa.

Nadhirah