Kenali Gangguan Disleksia Pada Anak, Berikut Gejala, Penyebab, dan Cara Lengkap Mengatasinya

Meski demikian, penanganan disleksia kepada anak dapat meminimalisasi keparahan dari gangguan ini.

Menurut Kementerian Kesehatan, beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut ialah sebagai berikut.

1.  Metode Fonik

Membaca fonik bertujuan untuk meningkatkan kemampuan identifikasi dan memproses suara pada anak.

Penderita akan diajarkan bunyi kata yang terdengar serupa seperti ‘paku’ dan ‘palu’.

Selain itu, pengajaran terhadap ejaan dan tulisan juga diterapkan. Anak juga diminta untuk memahami huruf serta susunannya.

Setelah perkembangan dirasa meningkat, pembelajaran dapat dilanjutkan pada pola membaca kalimat dan memahami artinya hingga nantinya anak bisa mulai berlatih menyusun kalimat.

2. Membaca Dengan Lantang

Membaca dengan suara lantang juga diprediksi dapat membantu proses belajar anak dengan gangguan disleksia.

Tidak hanya itu, anak juga dapat diminta belajar membaca bersama-sama.

3. Memberi Motivasi

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian gejala bahwa anak dengan kondisi disleksia rawan mengalami demotivasi.

Oleh karena itu, dukungan orang terdekat perlu dilakukan secara terus menerus sehingga anak tidak pantang menyerah untuk terus belajar.

4.  Batasi Gadget dan Televisi

Gadget dan televisi kini telah menjadi kebiasaan bagi masyarakat. Hal tersebut perlu menjadi perhatian bahwa penderita disleksia sebaiknya tidak terlalu banyak bermain gadget dan televisi.

Maksimalkan waktu untuk belajar membaca dan kemas pola belajar dengan cara yang menarik sehingga anak lebih semangat.

Admin