4 Cara Atur Pola Tidur saat Ramadhan, Puasa sering Disalahartikan untuk Rebahan Seharian

HARIANE SEMARANG – Cara atur pola tidur saat Ramadhan sangat diperlukan umat Islam agar tetap semangat menjalani aktivitas di bulan puasa.

Salah satu hadits terpopuler di bulan Ramadhan adalah tentang keutamaan tidurnya orang puasa yang dianggap sebagai ibadah.

Hal inilah yang menjadi alasan pembenaran sikap umat Islam untuk tidur seharian dan bermalas-malasan di bulan Ramadhan.

Hadits tersebut berbunyi sebagai berikut:

نَوْمُ الصَّائِمِ عِبَادَةٌ وَصُمْتُهُ تَسْبِيْحٌ وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ وَذَنْبُهُ مَغْفُوْرٌ 

Artinya: “Tidurnya orang puasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amal ibadahnya dilipatgandakan, doanya dikabulkan, dan dosanya diampuni” (HR Baihaqi).

Meskipun begitu, hadits ini tidak bisa sepenuhnya dijadikan dasar untuk tidur seharian di bulan puasa.

Oleh karena itu, simak beberapa tips atur pola tidur saat Ramadhan berikut ini agar tetap semangat beraktivitas di sela-sela menjalani ibadah puasa.

Cara Atur Pola Tidur saat Ramadhan

Metode power nap
Metode power nap sangat direkomendasikan ketika tidur saat berpuasa. (Ilustrasi: Pexels/AndreaPiacquadio)

Dilansir dari laman resmi milik Kemenag RI, berikut ini beberapa tips khusus untuk mengatur pola tidur saat berpuasa agar nyaman bagi tubuh:

1. Tidur Lebih Cepat

Saat Ramadhan, kita dituntut untuk bangun lebih awal dari biasanya karena harus menjalani rutinitas sahur.

Oleh karena itu, sebaiknya umat Islam juga memajukan waktu tidurnya.

Sebagai contoh, jika biasanya tidur pukul 22.00. Maka, cobalah untuk mulai tidur satu jam lebih awal, yaitu 21.00.

2. Metode Power Nap

Metode power nap adalah tidur selama 20 menit di sela kegiatan untuk mengembalikan stamina.

Admin