Kasus Diabetes Pada Anak di Semarang Meningkat, 33 dari Ratusan Penderitanya Bergantung Suntikan Insulin

Jumlah penderita tipe 2 di tahun 2022 tersebut secara rinci disebutkan Abdul Hakam terdiri dari 23 anak laki-laki dan 24 anak perempuan usia 0-12 tahun.

Selain itu juga terdiri dari 127 anak laki-laki dan 170 anak perempuan usia 13-18 tahun.

Penyebab Diabetes pada Anak di Semarang

Lebih lanjut, Abdul Hakam menyebut bahwa penderita tipe 1 rata-rata mengalami kerusakan pada sistem pankreas.

Kerusakan pada pankreas inilah kemudian yang membuat tubuh tidak bisa memproduksi insulin dengan baik.

Alhasil, anak tersebut kemudian membutuhkan suntikan insulin ketika hendak makan.

Menurutnya untuk tipe 1 dan tipe 2 yang muncul diawal dipicu oleh pola makan yang tidak betul.

Selain itu anak juga tidak banyak gerak atau bahkan menurutnya anak tidak banyak aktifitas.

Pihaknya berharap, terkait asupan makanan bagi anak harus mendapat perhatian khusus.

Termasuk terkait dengan kebutuhan kalori tiap anak yang berbeda-beda.

Kebutuhan kalori pada anak ini akan sangat tergantung pada berat badan dan aktifitas fisik setiap harinya.

diabetes pada anak di semarang,Penyebab diabetes pada anak, Gejala diabetes pada anak,
Pola makan pada anak berpengaruh pada kesehatan dan pengaturan gula darah. (Ilustrasi: pexels/Micah Eleazar)

Sementara dalam laman resmi RSAB Harapan Kita, dr Aditya Suryansyah, SpA(K) menyebut faktor penyebab diabetes pada anak juga dipengaruhi oleh faktor genetik.

Menurutnya, selain gangguan fungsi pankreas, penyebab diabetes pada anak ini juga karena faktor keturunan.

Seperti diketahui, diabetes melitus adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh gangguan pengaturan gula darah.

Admin