4 Skripsi Jadul Milik Tokoh Indonesia, Diketik Menggunakan Mesin Tik hingga Ganti Topik Berkali-kali

HARIANE SEMARANG – Skripsi jadul milik tokoh Indonesia menarik untuk diperhatikan. Skripsi adalah suatu karya ilmiah berupa penelitian oleh mahasiswa S1 sebagai syarat kelulusan.

Banyak mahasiswa yang berjuang untuk lulus dengan melewati kesulitan yang timbul karena persoalan skripsi.

Mulai dari dosen pembimbing yang sulit ditemui, sulit dihubungi, hingga dosen yang cenderung perfeksionis sehingga menyulitkan mahasiswa untuk mengerjakan skripsi.

Bahkan pada Desember 2022 pernah viral video mahasiswi dengan akun @Alen.mr yang diunggah oleh akun Instagram @undercover.id yang menangis gara-gara skripsinya yang tidak kunjung selesai karena dosennya terlalu perfeksionis dan susah ditemui.

Permasalahan ini terjadi lagi setelah viral video mahasiswa yang sedang curhat sambal menangis ke ibunya.

“Nggak kuat aku, capek nemuin mereka (dosen) itu. Mau minta tanda tangan, di sini, di sini, tiba-tiba di sini,” ungkap mahasiswa yang menangis tersebut dalam video viral yang diunggah oleh akun TikTok @izzazio.

“Aku mau nemuin dosen hari ini itu kayak susah banget. Di sini di situ. Udahlah biarin nggak usah wisuda aku,” lanjutnya.

Bagi para pejuang skripsi, pengerjaan tugas akhir menjadi ujian berat yang harus dilalui untuk menyandang gelar sarjana S1.

Bukan hanya tekad dan kecerdasan, namun faktor dosen pembimbing juga memengaruhi cepat atau tidaknya seorang mahasiswa dapat lulus tepat pada waktunya

Padahal sudah terdapat regulasi dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49 Tahun 2023 tentang Standar Biaya Masukan (SBM) Tahun Anggaran 2024 yang sudah ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani (28/4/2023).

Kontributor 13